PASURUAN - Sinergitas Kepolisian dan TNI dalam mempersempit ruang gerak paham radikal di masyarakat dilaksanakan Polsek Keboncandi dan Koramil Gondangwetan mengajak bersama Kades dan perangkat desa. Pertemuan 3 Pilar plus wilayah hukum Polsek Keboncandi di desa Gondangrejo kecamatan Gondang Wetan dilaksanakan untuk kondusifitas wilayah. Selasa 02/05 10.00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Keboncandi Bripka Khoirul mengatakan untuk mengantisipasi (mewaspadai )  ajaran garis keras atau Islam radikal di desa Gondangrejo khususnya. Bersama-sama dengan Babinsa Serma Supriyadi dan Kades Gondangrejo Agus

Gerakan radikal, seperti ISIS sudah merambah ke seluruh lapisan masyarakat termasuk di desa-desa. Oleh karena itulah Pihak pemerintahan desa diminta untuk mampu bersinergi dengan Kepolisian dan TNI dalam upaya menangkal paham yang bertentangan dengan kultur budaya bangsa Indonesia, dengan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 45.

"Bila ada gejala negatif dari paham radikal, pak Kades segera menghubungi Kami," terang Bripka Khoirul. Tanda-tanda tersebut, kata Bripka Koirul, biasanya berupa ajakkan atau seruan untuk  memecah belah persatuan dan kesatuan. Ajakan untuk saling membenci antar warga masyarakat, dan ajakkan negatif lainnya. (t)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.