PASURUAN - Banyak yang menolak untuk berobat ke dokter karena merasa khawatir bila setelah berobat diketahui penyakit tertentu yang akan menambah beban pikiran, apalagi bila tidak memiliki biaya untuk penyembuhan.

Dari alasan-alasan diatas, inilah yang menyebabkan pasien datang ke dokter atau RS dalam kondisi yang sudah parah, sehingga untuk proses penyembuhannya pun menjadi lebih lama dan rumit, bahkan banyak yang sudah tidak dapat tertolong. Ada juga yang mungkin takut terutama masyarakat pinggiran yang jauh dari dunia medik/ kedokteran.

Seperti yang terjadi di desa Watuprapat kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, ada seorang warga yang sedang hamil dan menderita sakit gagal ginjal. Oleh petugas puskesmas Nguling keluarga dari Mur ini tidak mau dibawa ke Rumah Sakit untuk penanganan medis. Petugas puskesmas membujuk keluarga ini berkali-kali namun upaya petugas puskesmas menemui jalan buntu.

Tak mau mengalah, petugas Puskesmas langsung berkoordinasi dengan pihak Bhabinkamtibmas desa Watu prapat Brigadir Benny untuk memberikan pengertian kepada keluarga keluarga Mur. Brigadir Benny mendengar keluhan petugas kesehatan ini langsung datang ke rumah keluarga Mur di desa Watuprapat.

Betapa lega hati petugas Puskesmas setelah mendengar penuturan Brigadir Benny bahwa Mur dan keluarga bersedia untuk dilakukan pengobatan medis lebih lanjut ke Rumah sakit terdekat. Upaya polisi sangat diapresiasi oleh petugas Kesehatan, bantuan Polisi walau nampak kecil namun artinya sangat besar bagi seorang petugas Puskesmas yang bertugas dan bertanggung jawab akan kesehatan masyarakat.  (tag)

Posting Komentar