PASURUAN - Takjilan menjadi budaya pada bulan puasa terutama di masjid-masjid. Takjilan merupakan sumbangan kaum Muslim atau jemaah
Masjid yang diberikan secara bergantian sesuai jadwal setiap hari selama Ramadhan. Takjil sendiri berasal dari bahasa Arab disebut ‘ta’jiilul fithr’ artinya mensegerakan berbuka puasa. Akan tetapi makanan yang disajikan untuk berbuka puasa biasanya juga disebut dengan takjil.

Kapolsek Gadingrejo Kompol WARTONO beserta anggota Kamis 08/06 jam 16.30 Wib membagikan Takjil bagi pengguna jalan yang melintas didepan Mako Polsek Gadingrejo jalan Sukarno-Hatta atau jalan Raya pantura kepada para pengguna jalan yang kebetulan melintas.

"Di bulan puasa di bulan penuh hikmah, orang berbondong-bondong panen pahala, salah satunya dengan memberikan buka puasa kepada orang berpuasa atau takjil. Orang yang berpuasa meninggalkan makan dan minumnya," tutur Kapolsek Kompol Wartono

Kapolsek Gading rejo menambahkan bahwa apabila kita dapat membantu orang lain yang berpuasa agar kuat dengan makan dan minum maka kedudukannya sama dengan orang yang meninggalkan syahwatnya karena Allah, memberikan dan membantukannya kepada orang lain. Namun yang jelas, "Pemberian takjil harus didasarkan pada keikhlasan pribadi masing-masing tanpa rasa keterpaksaan," lanjut Kompol Wartono. (tag)



Posting Komentar