PASURUAN - Penetapan Pancasila sebagai dasar negara itu memberikan pengertian bahwa negara Indonesia adalah Negara Pancasila. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk kepadanya, membela dan melaksanakannya dalam seluruh perundang-undangan.

Hal ini diungkapkan Kapten Arh Indar Sumarsono, Komandan Koramil Kota 0819/01 pada moment rapat kordinasi tingkat kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, Selasa 20/06. Kapten Indar Sumarsono  menyampaikan ceramah Wawasan Kebangsaan dan penguatan empat pilar Kebangsaan. Kali ini pria kelahiran 46 tahun yang lalu tepatnya pada 17 Augustus 1971, mengambil satu pointer dari empat pilar kebangsaan yaitu tentang Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia atau ideologi Negara.

Kegiatan tersebut dikuti oleh seluruh linmas se kecamatan Bugul Kidul, personil Polsek Bugul Kidul serta Babinsa kelurahan Blandongan serda Nurdin, peserta sangat antusias dalam mengikuti ceramah kebangsaan dan diharapkan kepada Seluruh warga negara Indonesia untuk meningkatkan Nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,mengedepankan musyawarah untuk mufakat dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut dijelaskan Kapten Indar secara ditail dari sejarah rumusan dasar negara, baik usulan lisan dan tertulis Mohammad Yamin dan Ir. Sukarno, termasuk bentuk lambang Negara yaitu Burung Garuda Pancasila.

Masih kata Kapten Indar, bahwa sebagai alasan mengapa Pancasila harus dipandang sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh ialah karena setiap sila dalam Pancasila tidak dapat diantitesiskan satu sama lain. Secara tepat dalam Seminar Pancasila tahun 1959, dilukiskan sifat hirarkis-piramidal Pancasila dengan menempatkan sila “Ketuhanan Yang Mahaesa” sebagai basis bentuk piramid Pancasila.

"Dengan demikian keempat sila yang lain haruslah dijiwai oleh sila “Ketuhanan Yang Mahaesa”.  Tiap-tiap orang beragama atau percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, Pancasila bukanlah sesuatu yang perlu dibicarakan lagi, karena empat sila yang lain dari Pancasila sebenarnya hanyalah akibat saja dari sila pertama yaitu 'Ketuhanan Yang Maha Esa.” pungkasnya.  (nur)







Posting Komentar