PASURUAN - Ketenteraman dan kondusifitas merupakan cikal bakal terciptanya suasana yang harmonis, namun suasana tersebut sangat sulit terwujud jika diantara warga saling bertikai yang hanya didasari rasa curiga, sehingga menimbulkan fitnah.  Hal ini terjadi di lingkungan dusun Pandan desa Sekarmojo Kec. Purwosari agar tidak menimbulkan hal - hal yang tidak di inginkan.  Selanjutnya dilaksanakan mediasi terkait tuduhan isu santet agar tercipta suasana yang harmoni di dalam lingkungan masyarakat, Jumat (09/06).

Bhabinkamtibmas Sekarmojo Kec. Purwosari Kab. Pasuruan Aiptu Muh. Sholeh, SH. bersama dengan KA SPKT Aiptu Sugeng Irawan mendatangi balai desa Sekarmojo Kec. Purwosari Kab. Pasuruan untuk menindaklanjuti dan menyelasaikan masalah serta musyarah / mediasi penyelesaian tentang isu santet antara yang menuduh Zarkasih dan Istrinya, sedangkan yang dituduh Purwadi dan Istrinya Ainul, semuanya warga dusun Pandan Rt 04 Rw 02 Ds. Sekarmojo Kec. Purwosari Kab. Pasuruan.

Turut hadir dalam penyelasaian dan musyawarah Kepala Desa Sekarmojo, Ketua RT

"Harapan kami dalam hidup bermasyarakat jangan sekali-kali menuduh orang lain tanpa kita bisa membuktikan kebenaranya sehingga menimbulkan permasalahan dan mengganggu kondusifitas, mari saling memaafkan dan berpikir secara dewasa dalam menanggapi setiap permasalahan,” ungkap Kanit Provos Polsek Purwosari Aiptu Muh. Sholeh, S.H. yang juga selaku Bhabinkamtibmas di Desa binaanya.

Setelah menandatangani surat pernyataan kedua keluarga yang berselisih paham berjabat tangan dan saling memaafkan.

 “Ini adalah Bulan Puasa, Bulan Suci Ramadhan tidak seharusnya kita menaruh rasa curiga, benci  dan amarah karena tujuan dari puasa adalah mengendalikan hawa nafsu,” Aiptu Sugeng Irawan KA SPKT Polsek Purwosari yang turut hadir dalam mediasi tersebut.
dan RW Kepala Kasun, Babinsa Desa Sekarmojo dan Anggota Polsek Purwosari, dalam musyawarah tersebut dengan mendapatkan hasil kedua belah pihak saling memaafkan dan tidak akan mengulanginya lagi dan musyawarah tersebut berjalan aman dan terkendali dengan kata lain ADR (Alternativ Disputate Resolution) penyelesaian perkara secara damai tanpa melalui jalur hukum dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial dan kemanusiaan hingga berjalan aman dan kondusif.


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.