PASURUAN -  Prestasi Kepolisian Resor Kediri Kota menjaring pelaku kejahatan dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan selama 12 hari di wilayah hukumnya berhasil mengglandang para tersangka dari berbagai kasus beserta barang bukti, Senin (05/06)
   
Kapolres Kediri Kota AKBP. Anthon Haryadi saat press rilis di depan awak media menyampaikan bahwa operasi pekat yang dilakukan jajarannya telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya miras, petasan, pil koplo, handpone alat kejahatan serta uang dengan jumlah tersangka ada 65 orang dari 57 kasus.
   
"Terdapat 57 kasus dengan 65 tersangka dengan rincian 24 kasus untuk dilakukan pembinaan sedangkan 41 tersangka dilanjut untuk proses hukumnya," terang Kapolresta. Ajun Komisaris Besar Polisi Anthon Haryadi juga menjelaskan terkait tersangka yang dilakukan pembinaan yakni dari hasil operasi pekat jukir liar yang ada di kawasan kota Kediri.

"Sebanyak 24 orang kita lakukan pembinaan," lanjut Kapolresta. Ia menjelaskan untuk para tersangka yang dilakukan pembinaan karena belum mengerti aturan, "Kami mengadakan pembinaan kepada mereka karena belum mengerti aturannya" ungkap Anthon
   
Masih menurut Anthon, untuk kasus premanisme terdapat 28 kasus dengan rincian 4 kasus lanjut proses hukum dan 24 kasus untuk dilakukan pembinaan. Untuk kasus miras ada 20 kasus, handak (petasan/mercon)  ada 7,  kasus narkoba ada 4 kasus dan prostitusi 1 kasus total ada 41 kasus proses hukumnya dilanjut, dan 24 untuk proses pembinaan." tambahnya.(tag/hari)

Posting Komentar