PASURUAN - Petugas Kepolisian Sektor Lekok Rabu 07/07 berhasil meringkus seorang pelaku pengedar penyalahgunaan obat keras pil setan jenis pil Charnoppen. Pria bernama HAM (40) warga dusun Pasirin Desa Tambak kecamatan Lekok ini dibekuk di rumahnya saat melayani pembeli pil setan. Tak berkutik pelaku lalu digelandang ke Mapolsek Lekok.

Kronologis penangkapan berawal dari informasi warga masyarakat yang semakin resah dengan maraknya peredaran pil setan pada kalangan muda di wilayah Lekok. Informasi warga ini kemudian ditindak lanjuti leh petugas dengan melakukan penyelidikan di lapangan.

Selanjutnya ssetelah dipastikan keakuratannya, petugas pun lantas melakukan penangkapan. Penangkapan pelaku dilanjutkan dengan pengembangan,  dan Polisi berhasil mengamankan barang bukti yang ada pada diri pelaku berupa 1 (satu) buah dompet tempat perhiasan emas warna merah yang berisikan 11 plastik klip warna putih @ klip berisi 10 btr pil Carnophen,  1 (satu) buah dompet warna coklat yang berisikan uang tunai sebesar Rp 117.000 dan 4 butir pil carnophen,  1 (satu) buah hp merk nokia type X1 yang ada sms  transaksi jual beli obat keras. (Jumlah total 113 btr pil carnophen)

Hingga berita ditulis pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Lekok guna melengkapi berkas proses penyidikan. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang penyalahgunaan obat sediaan farmasi UU 36/2009 yang menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun penjara (tag)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.