KEDIRI - Penemuan Mayat di selokan oleh warga Desa Semanding,  Senin pagi 19/06 menggemparkan  warga Desa semanding dan Desa Tretek. Penemuan mayat disalah satu saluran air selokan  warga di jalan Panglima Pare desa Semanding Kecamatan Pare Kabupaten Kediri  tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Kepolisian setempat.

Petugas Polsek Pare Polres Kediri yang tiba di lakasi sekitar pukul 10.00 WIB segera mengamankan lokasi penemuan mayat tersebut. Setelah menanyai saksi-saksi, petugas kemudian melakukan evakuasi jenazah ke Rumah Sakit Pare untuk dilakukan Vet guna penyelidikan lebih lanjut.

Kronologis penemuan mayat berawal salah satu warga, Bakhtiar sedang mengecek saluran sawah yag dikarenakan air tidak lancar/ buntu. Kemudian dicek di salah satu saluran selokan rumah milik warga Desa Semanding. Namun tercium bau busuk, dicek lagi ternyata ada mayat. Bakhtiar pun memberitahu apa yang dilihat tadi kepada kepala desa setempat.

Kapolsek Pare AKP. Mustakim beserta anggota polsek Pare menyatakan nama korban adalah Hamida usia sekitar 30 thun warga Dusun Jombangan desa Tretek Kecamatan Pare. Sebagaimana menurut keluarga korban yang bernama Ismail menjelaskan bahwa, Korban  Hamida sudah seminggu yang lalu pergi dari rumahnya. Hamida kata Ismail memang mengidap penyakit ayan atau epilepsi.

"Pada tubuh korabn jenazah meninggal tidak ada indikasi kekerasan /penganiayaan, dan untuk semmentara korban diduga kuat meninggal karena mengidap penyakit epilepsi," terang Kapolsek Pare melalui kasi Humas Polsek Pare Aiptu Lilis. (harry)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.