TUBAN - Seluruh prajurit Kodim 0811 mengikuti kegiatan latihan menembak Triwulan II TA.2017 di kawasan Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Latihan itu digelar mulai hari ini Selasa (13/6) hingga Rabu (14/6/2017).

Latihan ini diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama jajaran Kodim 0811, secara bertingkat dan bertahap para Perwira berlatih menggunakan pistol jenis P1, sedangkan senjata api laras panjang model SS1 untuk prajurit Bintara dan Tamtama. Hal itu dilakukan untuk menjaga prajurit tetap mumpuni, profesional dan handal dalam menembak.

Sementara Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Sarwo supriyo di tempat terpisah pembukaan kegiatan latihan menembak, mengatakan Latbakjatri merupakan salah satu bentuk kesejahteraan personil dibidang pembinaan latihan.

Dengan latihan yang terprogram dan terencana disetiap triwulanya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan prajurit.

"Harapan Kasad bahwa kualitas prajurit TNI AD yang ingin dibangun dan dicapai adalah prajurit yang disiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan memiliki fisik yang prima," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Inf Subandi  dalam arahannya menyampaikan, kegiatan itu sebagai salah satu bentuk pembinaan personil melalui latihan yang terprogram. Untuk dapat meningkatkan kemampuan menembak, agar kemampuan prajurit dapat dipelihara secara optimal.

”Perhatikan NABITEPI (Nafas Bidik Tekan Picu) saat menembak. Laksanakan latihan ini dengan tertib dan utamakan faktor keamanan dengan mengikuti petunjuk-petunjuk, ketentuan dalam latihan standart menembak TNI AD. Jika terjadi kendala pada saat latihan segera laporkan kepada Danlat (komandan latihan) agar segera dapat diatasi,” jelas Pasiops saat memberikan pengarahan kepada prajuritdi lapangan tembak PT. Semen Indonesia.

Diketahui, materi latihan itu menggunakan senjata ringan jenis SS1 dengan tembak koreksi pengelompokan sikap tiarap tersandar dengan jarak 100 meter, amunisi 5butir. Tembak tepat dengan penilaian sikap tiarap, duduk dan berdiri jarak 100 meter dengan munisi 15 butir.

Sedangkan Kordinator  menembak dengan Pistol P1 Kapten Inf Istoha mengatakan, materi tembak koreksi pengelompokan sikap berdiri dua tangan dengan jarak 15 meter munisi 6 butir. Serta tembak tepat sikap berdiri dua tangan jarak 15 meter dengan munisi 10 butir,” Ujarnya.

Posting Komentar