PASURUAN - Tim Buser Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus kekerasan dalam rumah Tangga yang dilakukan oleh HER (38) mengaku sebagai waartawan alamat dusun Buntalan RT.02/07 desa Kedawung Wetan kecamatan Grati kabupaten Pasuruan.  Selasa 13/06 sekira jam 11.00 WIB.

Her dilaporkan oleh istrinya bernama Yayuk (36) bekerja sebagai PNS dan beralamat sama dengan pelaku. Kata Yayuk, bahwa pada hari Jum' at tanggal 26 mei 2017 sekira jam 10.00 wib di rumahnya terjadi pertengkaran dan kekerasan dalam rumah tangga dilakukan oleh Her terhadap Yayuk istrinya. Her menempelengnya,  kemudian mendorong korban sampai jatuh ke tempat tidur.

Masih menurut Yayuk dalam laporannya, Dia setelah itu bangun dan duduk di tempat tidur lalu ditempeleng oleh HER sebanyak 5 (lima) kali ke arah muka atau wajah Yayuk.  Lalu, Yayuk pergi meninggalkan rumah. Dan, berselang 4 hari, Yayuk pulang ke rumah lagi dan Pelaku kembali melakukan pemukulan sebanyak 2 ( dua) kali kepada Yayuk

Tak tahan mendapat perlakukan tersebut, Yayuk kemudian melaporkan peristiwa yang dialami tersebut ke Mapolsek Grati Polres Pasuruan Kota. Hingga pada akhirnya pelaku diciduk Polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam Kasus tersebut.  Pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 1 UU RI no. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.   (tag)

Posting Komentar

  1. Proses cepat tindak kdrt,beri hukuman yg setimpal apalagi ini sudah merendahkan harkat & martabat perempuan..untuk pihak terkait tolong lindungin hak2 perempuan dan anak2 yg jadi korban tersangka HER...jangan beri ampun untuk pria2 yg suka memukul dan menyiksa perempuan...ayoo kaum.wanita dukung wanita2 korban KDRT

    BalasHapus