JEMBER - Ida gadis berusia belasan tahun yang ditinggal mati kedua orang tuanya itu, kini harus hidup bersama adik dan neneknya di Jember. Nasib malang gadis belia ini tak hanya sebagai yatim piatu saja, Ida harus jadi tulang punggung keluarga menghidupi neneknya yang matanya kabur hampir buta, sementara adiknya mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya.

Ida sudah harus merasakan kerasnya dunia dengan bekerja sebagai buruh serabutan untuk menghidupi roda kehidupan dalam rumahnya. Kedua orang-tuanya sudah meninggal-dunia.,dan ia harus menghidupi adiknya yang lumpuh serta neneknya yang penglihatannya sudah sangat berkurang.

Bocah yatim-piatu ini tinggal di dusun Grujukan RT 03 RW 02 desa.Jatisari Kecamatan Jenggawah kab.Jember. Semenjak kedua orang tuanya meninggal Ida dan adiknya Muarifah yang masih berusia 8 tahun serta menderita kelumpuhan,diasuh oleh neneknya.

Ida yang seharusnya masih senang-senang menikmati masa kanak-kanaknya dan merasakan kegiatan belajar di sekolah, terpaksa harus bekerja keras banting tulang agar bisa bertahan hidup bersama nenek dan adiknya. Dia bekerja sebagai buruh agar bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya.
(arif witanto)

Posting Komentar