JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan, temuan 300 kilogram (kg) sabu-sabu di Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (26/7/2017) malam, merupakan hasil kiriman jaringan internasional yang memanfaatkan jalur laut. Kamis, 27/07

“Ini (melalui) jalur laut, jaringan internasional semua,” ujar Kapolri saat ditemui seusai menghadiri Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-42 di Jakarta Rabu (26/8/2017) malam.

Kapolri mengapresiasi kerja sama yang ditunjukkan oleh aparat penegak hukum hingga berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 300 kg tersebut.

Menurut Kapolri, apa yang ditunjukkan dalam beberapa waktu terakhir merupakan hasil sinergi yang semain baik di antara aparat penegak hukum. “Ini operasi yang dikendalikan BNN bekerjasama dengan Kepolisian dan Bea Cukai. Hal ini menunjukkan bagaimana kita makin bersinergi,” ujar Jenderal Polisi Tito .

Kapolri pun mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani serta Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi atas komitmennya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Kapolri menambahkan, kejahatan narkoba ini memang harus dilawan bersama oleh seluruh elemen bangsa. “Ini penting bagi kita karena Indonesia diserbu terus oleh kelompok pemain sabu internasional,” pungkas Jenderal Polisi Tito.


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.