GEMPOL| TRIBUNUS - Penerimaan siswa baru SMP tahun 2017 kini tengah berlangsung di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Tak ketinggalan SMPN 2 Gempol sejak pagi pukul 07.00 para siswa baru mengikuti test sebagai persyaratan penerimaan siswa baru. Sebanyak 400 lebih siswa lulus SD mengikuti test untuk dapat diterima sebagai siswa di SMPN 2 Gempol merebut 256 siswa untuk 8 kelas.


Saat wartawan Tribunus mengunjungi lokasi SMPN 2 Gempol, para siswa baru tengah mengikuti test yang diadakan panitia penerimaan siswa baru.

"Silakan masuk Mas, maaf kebetulan Kepala Sekolah sedang  ada rapat di Pasuruan," ujar Lilis Suryani salah satu Wakasek SMPN 2 Gempol.

Lilis menjelaskan, penerimaan siswa baru tahun ini SMPN 2 Gempol mengikuti kebijakan yang diterapkan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan yakni dengan sistim penerimaan siswa baru melalui 4 jalur.

Adapun 4 jalur yang dimaksud yakni jalur prestasi, jalur bidik misi, jalur mitra warga dan jalur reguler.

Jalur mitra warga merupakan jalur yang diprioritaskan pada siswa baru yang tinggalnya di zona wilayah sesuai keberadaan sekolah di Desa Kepulungan Kecamatan Gempol.

Jalur ini bisa ditempuh siswa dengan persyaratan pembuktian surat Gakin (surat keluarga miskin). Ini dilakukan saat penerimaan siswa tanpa mengikuti test, adapun pengumuman nya bersamaan dengan penerimaan siswa baru pada senin mendatang (10/7).

SMPN 2 Gempol menjadi primadona siswa baru untuk mendaftarkan diri, hal ini mengingat SMPN 2 Gempol telah berhasil merebut prestasi sebagai siswa terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur pada bidang seni.

Adalah Syaifuddin Al Madjid atau akrab disapa Asep yang kini menjadi mahasiswa sementer 7 Institut Seni Indonesia Yogyakarta jurusan seni lukis murni. Prestasi gemilang yang ditorehkan Asep saat menjadi siswa SMPN 2 Gempol memberi inspirasi bagi siswa baru, selain beprestasi sebagai pelukis termuda terbaik Capres Award 2009.

"Kami bersyukur anak siswa kami bisa berprestasi dan menjadi mahasiswa ISI Yogyakarta.
Semoga kelak keilmuannya bisa diterapkan di sekolah kami," ujar Lilis bangga.

Lilis berharap siswa SMPN 2 Gempol yang kini tengah mengenyam ilmu di sekolahannya para siswa bisa meneruskan prestasi yang ditorehkan seperti Asep. Sejalan dengan hal itu kini SMPN 2 Gempol menjadikan sekolah berwawasan budaya dengan melibatkan siswanya untuk mempercantik sekolah nya dengan melukis dinding atau mural di tembok lingkungan sekolah.   (Jupri Abdullah)

Posting Komentar