MOJOKERTO -   Dalam rangka memaksimalkan Serapan Gabah Petani (Sergap) di wilayah, Markas Besar  TNI AD (Mabesad) menerjunkan Tim Sergap ke wilayah Korem 082/CPYJ termasuk diantaranya Kodim 0815 Mojokerto.    Tim Sergap Mabesad terdiri dari Kolonel Inf Eddy Saputra Siahaan, Kolonel Inf Ronny dan Kolonel Inf Dwi Surya Atmojo, tiba di Makodim 0815 Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto sekitar pukul 14.30 WIB disambut Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos beserta Perwira Staf, Senin (24/07).

Usai transit sejenak selanjutnya Tim Sergap Mabesad melaksanakan rapat koordinasi di Ruang Kerja Dandim 0815 Mojokerto terkait kegiatan Sergap di wilayah Mojokerto dan dihadiri Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya Letkol inf Nanang Prianggodo, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S. Sos., Ka Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan di Mojokerto beserta Staf, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mojokerto diwakili Massuhadak dan Wastutik, Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto  yang diwakili Saelan, Pasi Binwanwil Korem 082/CPYJ Kapten Arh Putu Ardana, Pasiter Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono.

Pada rapat terbatas tersebut, Tim Sergap Mabesad memperoleh gambaran awal tentang pelaksanaan Sergap di wilayah Mojokerto. Masing-masing Stakeholder seperti Distan, Dispari dan Bulog serta dari Kodim memberikan masukan pelaksanaan kegiatan Sergap beserta kendala yang dihadapi dan upaya mengatasinya.

Setelah rapat selesai, Tim Sergap Mabesad beserta rombongan meninggalkan Makodim 0815 Mojokerto menuju ke Lokasi panen padi di Desa Brayung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto dengan tujuan melaksanakan Sergap hasil panen gabah petani milik Poktan Sari Mulyo II Dusun Ngrayung Desa Brayung.  Dilokasi panen tersebut, Tim Sergap Mabesad melakukan dialog bersama Para Petani yang tergabung dalam Poktan Sari Mulyo II dan   sekaligus melaksanakan Sergap berupa gabah yang dapat diserap oleh Bulog sejumlah 7 Ton dengan harga Rp. 3.700,- / Kg.  Turut hadir di lokasi tersebut Danramil 0815/04 Puri Kapten Inf MR Harjono, S.Sos, Kepala BPP Puri, Babinsa, Kades dan Perangkat Desa dan petani dusun setempat sekitar 50 orang.

Kemudian Tim Sergap Mabesad meninggalkan Lokasi panen padi di Dusun Ngarayung Desa Brayung, Puri menuju penggilingan padi UD Sumber Rejeki milik Suwandi di Dusun Sadar Desa Sadartengah Kecamatan Mojoanyar, dan disambut Dandim 0815 Letkol Czi Budi Pamudji, Danramil 0815/12 Kapten Chb Djenal Abidin, Danpos Ramil Mojoanyar Peltu Dandi Widagdo, BPP Mojoanyar, Babinsa, Kades Sadar Tengah Sholekhan Arif.

Saat meninjau  dengan mengecek langsung terhadap beras yang dihasilkan UD Sumber Rejeki, Tim Sergap Mabesad mengajak dialog Suwandi seputar proses pembelian padi sampai dengan penggilingan hingga distribusi beras.   Pada kesempatan tersebut juga, Tim Sergap Mabesad berhasil melakukan Sergap berupa beras yang dapat diserap oleh Bulog sejumlah 20 Ton beras dengan harga Rp. 7.300,- / Kg.

Kolonel Inf Eddy Saputra Siahaan selaku Katim Sergap mengatakan, kegiatan Sergap di wilayah Mojokerto ini dilaksanakan guna mengetahui pelaksanaan Sergap serta kendala yang dihadapi di lapangan, sebagai bahan masukan untuk program  Upsus Swasembada pangan pada masa yang akan datang.

Kehadiran Tim Sergap di Penggilingan Padi UD Sumber Rejeki milik Suwandi merupakan lawatan terakhir, selanjutnya sekira pukul 19.05 WIB Tim Sergap Mabesad meninggalkan wilayah Kodim 0815 Mojokerto menuju wilayah Jombang.

Usai kegiatan, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Czi Budi Pamudji mengatakan  kunjungan Tim Sergap Mabesad yang dipimpin Kolonel Inf Edi Saputra Siahaan di wilayah Mojokerto bertujuan untuk mengoptimalkan pencapaian target serapan gabah petani periode April s.d. Desember 2017.  “Dengan adanya Tim dari Mabesad turun ke lapangan, dapat mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Sergap, sehingga akan dicarikan solusi dalam penanganannya”, Ucap Dandim.

“Kegiatan Sergap ini merupakan salah satu Upsus swasembada pangan khususnya beras di wilayah melalui penyerapan gabah/beras pasca panen petani, dan semoga ke depan para petani akan lebih sejahtera”, pungkasnya.

Posting Komentar