Surabaya - Setelah melewati proses perencanaan yang cukup matang, akhirnya pelaksanaan do’a bersama yang terbalut di dalam aksi 171717 berjalan dengan penuh khidmat di lapangan Makodam V/Brawijaya.

Selain dihadiri oleh umat muslim, berlangsungnya kegiatan itu juga dihadiri oleh jema’ah dan pemuka agama lainnya.

Mayjen Kustanto mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi para jama’ah yang hadir dalam acara tersebut. “Syukur alhamdulillah, kegiatan do’a bersama dalam rangka Indonesia Lebih Kasih Sayang, dapat berjalan dengan baik,” kata Pangdam V/Brawijaya ketika ditemui di gedung Aula Hening, Makodam V/Brawijaya, Kota Surabaya. Kamis, 17 Agustus 2017 petang.

Dikatakannya, lebih dari 125 ribu Jama’ah dari berbagai agama yang berada di Jawa Timur, khususnya Makodam V/Brawijaya ikut berpartisipasi dalam berlangsungnya aksi 171717 tersebut.

“Itu belum terhitung para Jama’ah yang berada saat ini sedang mengikuti kegiatan serupa di masing-masing Kodim ataupun Korem di jajaran Kodam Brawijaya,” ungkap orang nomor satu di Makodam V/Brawijaya itu.

Selain itu, kata Mayjen Kustanto, tak hanya do’a bersama sesuai agama masing-masing, berjalannya acara tersebut juga dibalut dengan nyanyian lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh seluruh Jama’ah yang hadir di lokasi.
   
 “Sesudah menyanyikan lagu Indonesia Raya, para Jama’ah juga menyaksikan berlangsungnya upacara penurunan bendera pada pukul 18.00 WIB tadi,” jelasnya.

Selama berlangsungya kegiatan tersebut, terdapat 445 tempat yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan do’a bersama 171717 di jajaran KodamV/Brawijaya. Beberapa diantaranya 317 Masjid, 41 Pondok Pesantren, 50 Gereja, 10 Pura, 10 Klenteng dan 119 Aula atau Pendopo.

Posting Komentar