Pasuruan, TRIBUNUS.CO.ID -
Memprihatinkan!  Ungkapan ini pantas diberikan pada event tahunan Run Night Tertes (lari malam).

Acara  yang diharapkan dapat mengangkat wisata Tretes, Kecamatan Prigen, ternyata kian tahun jauh dari harapan. Mestinya jumlah peserta dan pengunjung bertambah dan membludak, kenyataannya justru sebaliknya. Memasuki tahun keempat jumlah peserta dan pengunjung kian sepi.

Dari tahun kemarin saja ada penurunan drastis. Penurunannya hampir separuh. Kalau tahun lalu jumlah peserta mencapai kurang lebih 850 orang. Tahun ini hanya diikuti 508 orang. Tahun lalu banyak diikuti peserta asing, sedang kini hanya satu orang asing saja. Yakni, Samson asal negara Kenya. Peserta kali ini masih didominasi pelajar.

Tak hanya peserta dan pengunjung saja yang berkurang, stand pdagang juga pi. Dari sekitar 20 – 25 stand, terlihat yang ditempati hanya kisaran 10m saja. Sedang lainnya kosong mlompong. Sabtu ((26/8/2017) tadi, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, yang datang usai acara digelar terpaksa harus memberikan sambutan di hadapan puluhan orang saja.

“Sebenarnya saya kesal dengan acara ini. Terus terang saja tidak ada paparan sama sekali. Saya ini mestinya tahu kayak apa model acaranya, sehingga kalau memang ada yang dirasa kurang saya dapat memberikan masukan.

Coba kalau begini, malu-maluin,” tegas Agus Mariono Kepala Dinas Pariwisata yang baru duduk sekitar seminggu lalu setelah menggantikan Tri S.

Salah satu faktor  berkurangnya peminat karena tiap peserta harus membayar.

Untuk kalangan pelajar dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 100 Ribu. Tairf ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 75 ribu/orang. Sedangkan peserta umum, tahu sebelumnya dikenakan Rp 100 ribu/orang. Kali ini naik menjadi Rp 150 ribu/orang.

“Ini menjadi event bisnis,” kata Agung sembari pamit ke kursi Bupati.

Sementara itu Lucas, Ketua Panitia Lomba mengatakan, ada beberapa faktor penyebab turunnya peserta ataupun pengunjung.

Salah satu  diantaranya adalah bersamaan dengan peringatan HUT RI.

“Karena bersamaan dengan itulah peserta lomba dan pengunjung berkurang. Kenapa, karena dimana-mana ada berbagai lomba dalam rangka peringatan itu,” tukasnya.

Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, yang datang usai lomba berharap tahun depan dan ke depannya nanti semakin baik.

Secara khusus Bupati berpesan kepada Lucas agar tahun depan lebih baik lagi. Melihat kursi undangan kosong melompong, Bupati berdiri ngeloyor pergi. Bupati keliling jalan kaki menuju ke stand kopi Kapiten bergambar dirinya.

Di stand itu Bupati menyempatkan diri minum kopi sembari berbincang dengan penjual dan pembelinya. Sekitar setengah jam Bupati berada di situ langsung meninggalkan tempat. (kadir)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.