TANJUNGPINANG - Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi, Kali ini dua siswi sekolah dasar merupakan korban pencabulan BY yang berstatus sebagai mahsiswa. Tindak pidana pencabulan ini terungkap berkat adanya laporan orang tua korban ke Bhabin Kantibmas sei jang.

Berdasarkan laporan tersebut, Bhabinkantibmas sei jang AIPTU YARNEDI membawa kedua pelapor dan korban untuk membuat laporan kepolisian di Polsek Bukit Bestari sesuai dgn LP NO. 41 dan 42/VII/KEPRI/RES-TPI/SEK BESTARI tgl 29 Juli 2017. Hingga saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku BY (24), sedangkan korban bunga dn melati masih terlihat shock atas kejadian yang menimpa mereka. Orang tua korban berharap pelaku dapat dihukum menurut UU yang berlaku, karena menurutnya pelaku telah merusak masa depan putri mereka.

Kapolres Tanjungpinang AKBP ARDIYANTO TEDJO B,SH,SIK,MH melalui Kapolsek Bukit Bestari KOMPOL ARBARIDI JUMHUR,SH mengatakan; Atas perbuatan nya, pelaku dapat dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 Undang undang RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan ancama hukuman 15 Tahun penjara “


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.