KEDIRI - Imunisasi MR di beberapa sekolah di Kecamatan Pare sudah mulai berlangsung sejal Selasa kemarin dan hari ini, giliran SD Kristen YBPK Desa Sambirejo. Camat Pare, Anik Wuryani bersama Danramil Pare, Kapten Arh Ajir dan Kapolsek Pare, AKP Mustakim mengunjungi SD Kristen YBPK untuk mendorong partisipasi dari pihak sekolah untuk melaksanakan program imunisasi MR, Kamis (03/08/2017).
 
Dari penjelasan Rusmiati dari Puskesmas Pare, kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah.
 
“Pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost effective serta berdampak positif untuk mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia.Imunisasi tidak hanya melindungi seseorang tetapi juga masyarakat dengan memberikan perlindungan komunitas atau yang disebut dengan herd immunity,” jelas Rusmiati.
 
Lanjutnya, Rusmiati juga menjelaskan, Imunisasi measles rubela diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan. Imunisasi diberikan untuk melindungi dari radang otak karena infeksi virus Japanese Ensefalitis.
 
Kapten Arh Ajir optimis, program imunisasi MR ini akan menjangkau secara keseluruhan sekolah-sekolah se-Kecamatan Pare tanpa terkecuali. Harapan kedepan, seluruh siswa/siswi akan terbeas dari segala penyakit dan bisa aktif dalam proses belajar mengajar tanpa ada gangguan. (Penrem 082/CPYJ )


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.