Warga Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten jombang di gemparkan dengan penemuan seorang warga gantung diri di kandang belakang rumahnya di Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang pada hari
selasa 8/agustus 2017

Korban bernama ismail (75) tahun, ditemukan sudah terikat tali di lehernya oleh salah satu murid MI yang sedang jam istirahat sekolah,saat itu sunarti 65 th ( istrinya)sedang berjualan disekolah. Lalu anak MI tersebut lapor ke RT kemudian oleh Rt dipotong talinya diperkirakan masih hidup,namun sudah terlanjur meninggal

Polsek Mojowarno polres jombang dipimpin Kapolsek Akp Moch Wilono SH serta ,Kanit Reskrim ,KSPKT dan Piket fungsi Res Jombang serta Kanit Iden Res Jombang beserta anggota
saat dapat laporan adanya kejadian tersebut seketika itu langsung mendatangi lokadi tersebut untuk dilakukan olah Tkp dan visum .

Kapolsek mojowarno polres jombang Akp moch wilono SH mengatakan penemuan korban (Ismail )warga Desa Gedangan tersebut pertama kali ditemukan oleh anak MI yang sedang jam istrahat sekolah sekitar pukul  10:30 wib,melihat korban lehernya sudah terikat tali tampar yang menggantung di belandar/rangka kandang yang berada di belakang rumahnya dengan tinggi sekitar 170 cm dari bawah. Masih kata Akp Moch Wilono korban saat ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi setengah merunduk.

Kasubbag Humas Polres Jombang Iptu M Subadar juga menerangkan diduga alami sakit berpanjangan yang tidak kunjung sembuh korban nekat bunuh diri dengan cara gantung diri,hal itu didapat keterangan dari berbagai saksi diantaranya Sunarti (65) thun istri korban ,dan ketua Rt bpk Subandi dan kusni (13) th pelajar, menerangkan bahwa korban sudah lama alami sakit sakitan (setrok) yang tidak kunjung sembuh.

Selain itu korban berjalan dengan ngesot selalu merangkak atau berpegangan dengan dinding rumah dan faktor ekonomi yang tidak mampu untuk berobat dari hasil olah Tkp korban meninggal tidak ditemukan unsur kekerasan atau aniaya dan barang bukti yang dapat ditemukan berupa tali tampar plastik warna biru panjang 2 meter dan pakaian korban ," terang Iptu M Subadar kepada media tribunus-antara.com (Hosi'in)                      

Posting Komentar