TUBAN -  Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah desa yang mempunyai kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana. Desa ini juga mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak-dampak bencana. Desa disebut mempunyai ketangguhan terhadap ancaman ketika desa tersebut memiliki kemampuan mengenali ancaman diwilayahnya dan mempu mengorganisasikan sumberdaya masyarakatnya untuk mengurangi kerentanan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi resiko bencana.

Pada tanggal 16 Agustus 2017  bertempat di Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban telah dilaksanakan penilaian Lomba Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tingkat Propinsi Jawa Timur, yang dihadiri 90 orang terdiri dari Tim Penilai dari Propinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Kalaksa BPBD Prop Jatim Drs. Ec. Sudarmawan, MM,Tim dari Kabupaten Tuban yang dipimpin oleh Kalaksa BPBD k

Kabupaten Tuban Joko Ludiyono, MSi, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tuban, Rizal, Camat Parengan, Drs. Joko Purnomo, Kades Brangkal, Zainal Muttaqin beserta perangkatnya, Babinsa Koramil 0811/18 Serda Muri dan Bhabinkamtibmas Polsek Parengan serta pendukung dari elemen masyaralat Desa Brangkal.

Selaku Ketua FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) Kecamatan Parengan, Sukisno menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan kepada kami, karena Desa Brangkal, Kecamatan Parengan telah dipercaya untuk mewakili Kabupaten Tuban dalam Lomba Destana; dan penyampaian profil desa-desa di Kecamatan Parengan yang terkena dampak bencana banjir antara lain Desa Brangkal, Desa Margorejo, Desa Suciharjo dan Desa Selogabus yang senantiasa mengalami banjir di saat musim penghujan karena meluapnya air Kali Kening. Secara geografis beberapa desa di wilayah Kecamatan Parengan merupakan daerah aliran Kali Kening yang muaranya berada di Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Sedangkan Camat Parengan, Drs. Joko Purnomo selaku pimpinan wilayah Kecamatan Parengan mengharap dapatnya bantuan pohon mangrove untuk ditanam di sepanjang Kali Kening yang berada di wilayah Kecamatan Parengan, guna memperkecil kerawanan longsor bantaran Kali Kening.

Setelah acara seremonial di Balai Desa Brangkal, dilanjutkan penilaian oleh Tim Propinsi Jawa Timuryang dipimpin oleh Kalaksa BPBD Prop Jatim Drs. Ec. Sudarmawan, MM dengan melaksanakan peninjauan kelokasi-lokasi di wilayah Desa Brangkal, Kecamatan Parengan.

Posting Komentar