Bojonegoro - Kecelakaan maut yang mengakibatkan 3 orang korban meninggal dunia dan seorang lagi mengalami luka berat terjadi di jalan raya Bojonegoro - Babat, tepatnya di jalan raya turut wilayah Desa Gunungsari Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (05/09/2017) sekira pukul 18.30 WIB petang tadi. Bus antar kota dalam propinsi (AKDP) jurusan Surabaya - Bojonegoro, saat mendahului kedaraan lain di depannya mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak sepeda motor yang berjalan dari arah berlawanan. Akibat laka lantas tersebut, pengendara sepeda motor berikut dua pemboncengnya meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan seorang pembonceng lagi mengalami luka berat.

Adapun yang terlibat kecelakaan tersebut kendaraan bus AKDP Dali Prima jurusan Surabaya - Bojonegoro, nomor polisi S 7472 UA, yang dikemudikan Esa Wahyu Prayogo (22) warga Desa Cerme RT 001 RW 006 Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk dengan sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 5784 DI, M Dikron (45), berboncengan dengan Khusnul Kuwatim (30) dan Dewi Mardhatul M (10) serta Reza (6 bulan), keempatnya warga Desa Kauman RT 001 RW 001 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Mukari, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kecelakaan tersebut bermula kendaraan Bus Dali Prima nomor polisi S 7472 UA, berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.

Sesampai di lokasi kejadian, bus mendahului kendaraan truk tronton yang tidak diketahui identitasnya hingga melebihi as jalan dan pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan berjalan sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 5784DI.

“Diduga pengemudi bus kurang konsentarasi terhadap arus lalu lintas yang ada di depannya dan berjalan dengan kecepatan tinggi akhirnya terjadi laka lantas tersebut,” ungkap IPDA Mukari.

Sementara menurut keterangan Kapolres Bojonegoro,  AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, yang langsung datang ke lokasi kejadaian mengungkapkan bahwa kecelakaan ini diakibatkan oleh kelalaian pengendara yang sebelumnya diawali dari adanya pelanggaran.

“Kendaraan bus yang berjalan dengan kecepatan tinggi memaksakan diri mendahului kendaraan yang beraada di depannya serta mengambil haluan terlalu ke kanan, sehingga menabrak sepeda motor yang berjalan dari arah yang berlawanan,” terang Kapolres.

Akibat laka lantas tersebut pengendara sepeda motor yang bernama M Dikron dan pembonceng Khusnul Kuwatim serta Reza, meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Sedangkan pembonceng bernama Dewi Mardhatul M mengalami luka berat yang selanjutnya dibawa ke RS Muhammadiyah Babat,” terang Kapolres.

Kapolres menambahkan, saat ini peristiwa laka lantas tersebut masih dalam penyelidikan petugas Unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Bojonegoro.

“Pengemudi bus saat ini diamankan di Satlantas Polres Bojonegoro guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuh Kapolres.

Menyikapi peristiwa laka-lantas ini, Kapolres juga menyampaikan keprihatinannya dan menghimbau kepada para pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara.

 “Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan Untuk Kemanusiaan.” pungkasnya.  (yhudi)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.