JEMBER - Apes, barangkali kata-kata ini yang tepat disandang oleh M.Hamid, sudah barang plastik pertanian atau Polybag yang dia kirim kepada Arif Hanisma warga jalan Kenanga V/28 kecamatan Kaliwates Jember Kidul  ini dikirim, namun Arif tak mau membayar padahal kesepakatannya barang datang yang dibayar tunai. Mengalah walaupun saat itu Arif berjanji bulan depan akan dibayar, maka M.Hamid pun menyanggupi janji pembayaran Arif.

Tak berhenti disitu, Arif menangkap korbannya ini sepertinya mudah untuk dikelabui, kemudian merayu M.Hamid dengan melancarkan rayuan manisnya menjanjikan kepada M.Hamid untuk bekerja sama dalam bidang pengadaan bahan Mulsaa PLATIK untuk pertanian.

Kata-kata manis Arif mampu membius M.Hamid hingga pada akhirnya M.Hamid menyanggupi deposito dana yang diminta oleh Arif sebesar 50 juta. Uang tersebut pun lantas diserahkan kepada Arif dengan membuat perjanjian hitam di atas putih bermaterai sebagai pengikat kerjasama pengadaan bahan pertanian atau menjadi agen polybag media tanam pertanian.


Usai uang diserahkan, selama sekian bulan kemudian tak ada kejelasan dari kesepatan yang dijanjikan oleh Arif Hanisma warga Jember Kidul tersebut. Hingga akhirnya M.Hamid pun mendatangi rumah Arif di jalan Kenanga V/28, namun M.Hamid kaget karena rumah Arif kosong melompong, anak istri dan perabotan rumah tangganya pun sudah tak berada di dalam rumah dia.

Keluarga Hamid kemudian menyarakan agar Hamid melaporkan Peristiwa yang dialaminya tersebut ke Pihak Kepolisian karena etikat dari Arif sudah ada indikasi kuat melakukan penipuan serta penggelapan


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.